Banjir yang Rendam Kota Bandung Surut, Lalu Lintas di Jalan Djundjunan Kembali Lancar

Infoasatu.com, Bandung – Banjir yang merendam Kota Bandung akibat luapan Sungai Cianting dan Sungai Cilimus telah surut. Lalu lintas di Jalan Djundjunan, Kota Bandung sudah kembali lancar, namun masih menyisakan sedikit endapan lumpur di bahu jalan.

Sebelumnya, lalu lintas di jalan nasional yang menjadi wajah pertama Kota Bandung itu lumpuh akibat luapan air sungai setinggi satu hingga satu setengah meter. Dampaknya arus lalu lintas sempat tertahan selama satu jam lebih.

Petugas kebersihan wilayah juga tengah membersihkan sisa-sisa banjir baik lumpur yang berada di jalan, maupun sampah-sampah yang tersangkut di sungai.

Camat Sukajadi TB Agus Mulyadi mengatakan, luapan sungai yang terjadi belakangan ini merupakan yang paling besar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Sebetulnya, ini yang paling besar. Kemarin curah hujan cukup tinggi, kita di pihak kewilayahan hanya bisa berupaya sesuai kemampuan, melalui partisipasi masyarakat yang bisa kita lakukan,” katanya, Jumat (25/12/2020).

Menurutnya, penanganan banjir di Jalan Djunjunan tidak bisa dilakukan sepihak oleh pihak kota, tetapi juga harus melibatkan kerjasama antar wilayah.

“Kita juga ada perbatasan dengan kabupaten/kota lain, ada Cimahi dan KBB sehingga perlu koordinasi antar lembaga maupun instasi di tingkat provinsi, yang kedua Jalan Djunjunan juga jalan nasional sehingga keterlibatan pusat juga diperlukan untuk sama-sama menangani permasalahan yang secara berulang terjadi,” ujar Agus.

Banjir mengepung Kota Bandung. Kawasan Pasteur tergenang air akibat hujan deras. Sejumlah kendaraan terendam.

“Iya tadi banjir sampai selutut. Roda saya saja terendam. Banyak mobil juga yang terendam,” ujar Maman (47), Kamis (24/12).

Facebook Comments
Baca Juga :  Berkat Kesigapan Plt Camat Rappocini, Suasana Kantor Camat Rappocini Kembali Kondusif