Closing Statement Danny: Pendapatan Adalah Bahan Bakarnya Program ADAMA’

Infoasatu.com, Makassar – Dalam debat sesi satu Pilkada Kota Makassar, kandidat nomor 1 Moh Ramdhan Pomanto, terlihat beberapa kali mempecundangi semua rivalnya dengan visi realistis untuk Makassar 5 tahun ke depan.

“Belanja harus selalu didahului oleh pendapatan, kalau belanja tidak didahului oleh pendapatan omong kosong program terealisasi,” ujar Dannydalam closing statementnya di debat tersebut, Sabtu (7/11/2020)

Menurut mantan Walikota ke-17 Makassar ini, pendapatan adalah bahan bakarnya pemerintah dalam menjalankam semua yang telah direncanakan. Begitupun jika ADAMA’ terpilih, pendapatan adalah pilar utama mewujudkan gagasan.

“Kami bersyukur, ADAMA’ satu-satunya  yang punya visi fokus pada sektor pendapatan. Di Pemerintahan kami yang lalu, naiknya pendapatan telah dirasakan manfaatnya untuk dibelanjakan untuk kebutuhan masyarakat,” ungkapnya lagi.

Tak hanya soal rumus pajak yang menjadi kunci keberhasilan programnya. Danny terlihat begitu unggul dari rivalnya takkala memaparkan isu pendidikan, transportasi, fasum-fasos, lingkungan, toleransi budaya dan keamanan yang menjadi tema utama dalam debat. 

Danny membeberkan pengalamannya memanage Makassar sehingga meraih banyak prestasi dari pemerintah pusat.

“Ada banyak pembeda pada ADAMA, diantaranya hanya ADAMA’ yang punya wakil perempuan, hanya ADAMA’ yang punya dekkeng rakyat, ADAMA’ satu-satunya calon yang sudah terbukti menaikkan pendapatan 5 tahun lalu,” kuncinya.

Dalam kata pamungkas yang dipersilahlan oleh panelis, Danny pun mengimbau kepada satu jutaan pemilih Kota Makassar agar tidak salah pilih pemimpin. “Salah pilih satu detik bisaki kita menderita lima tahun, janganki salah pilih pemimpin,” pungkasnya.

Danny juga beberapa kali melontarkan pujian kepada Fatmawati- Rusdi yang siap menemaninya mengabdi untuk Kota Makassar dua kali terus tambah baik.

Baca Juga :  Dulu "Rival", Sekarang Rifaldi Barisan Terdepan Memenangkan Danny Pomanto - Fatma

“Itulah mengapa saya memilih perempuan menjadi wakilnya, karena insya allah 51 persen kekuatan pemerintah adalah perempuan, dan ibu Fatma siap menjaga aspirasi kaum perempuan itu,” tutup calon walikota jago arsitek tersebut. (**)

Facebook Comments