Daerah Terdampak Banjir di Nganjuk Berkurang, Tinggal 4 Kelurahan yang Terendam

Infoasatu.com, Nganjuk – Banjir yang melanda Kabupaten Nganjuk sudah mulai berkurang. Dari yang sebelumnya banjir merendam 9 desa/kelurahan, kini tinggal 4 kelurahan.

“Ini banjir masih di empat kelurahan di Kecamatan Kota,” kata Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Raditya Haria Yuangga, Senin (15/2/2021).

Empat kelurahan di Kecamatan Nganjuk Kota tersebut yakni Kelurahan Kauman, Ploso, Jatirejo dan Payaman. Banjir ini merupakan luapan dari Sungai kuncir. Ketinggian banjir ada yang mencapai satu meter.

“Ini lokasi di Kelurahan Kauman. Lainnya tiga kelurahan lain juga masih banjir di jalan dan paling parah Kelurahan Kauman,” ujar Angga.

Warga masih bertahan di rumah atau tidak mengungsi. Pada Minggu (14/2), hujan deras mengguyur Nganjuk hampir empat jam hingga banjir. Banjir melanda 9 desa/kelurahan di tiga kecamatan dengan ketinggian 30 cm sampai 2,5 meter.

Sembilan desa/kelurahan yang terendam banjir tersebut ada di Kecamatan Berbek, Nganjuk kota dan Loceret. Banjir yang paling parah yakni di tiga desa di Kecamatan Berbek. Ketinggiannya sempat mencapai 1-2,5 meter. Yakni di Desa Sendangbumen, Sonopatik dan Grojogan.

Kemudian tiga kelurahan di Kecamatan Nganjuk Kota tergenang banjir dengan ketinggian 40-80 cm. Yakni Kelurahan Ploso, Jatirejo dan Payaman.

Selanjutnya, tiga titik di Kecamatan Loceret yakni Desa Sukorejo, Kelurahan Tanjungrejo dan Kelurahan Ganungkidul sempat terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.

Facebook Comments
Baca Juga :  Update Covid-19 di Indonesia: 10.551 Positif, 800 Meninggal, 1.591 Sembuh