Pemerintahan

Dinsos Makassar Teruskan Program Kemensos RI,Wujudkan Masyarakat Sejahtera

Infoasatu.com,Makassar–Tim Validasi Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) telah gencar melakukan Musyawarah Kelurahan (Muskel) Program Kementerian Sosial (Kemensos) pada tiap-tiap kelurahan di Kota Makassar

Kegiatan Musyawarah Kelurahan ini adalah salah satu langkah dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar untuk meneruskan Program Kemensos membentuk Tim Validasi pada tiap kelurahan guna mensosialisasikan ke bawah Program BST dan memvalidasi Penerima BST nantinya apakah masih layak untuk menerima atau sudah mapan dan yang layak menerima tetapi belum masuk pada data Dinsos Makassar.

BST dengan target penerima 10 juta keluarga dan anggaran Rp12 triliun seluruhnya akan disalurkan di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data dari Kantor Pos Makassar, ada 29.351 warga Kota Makassar yang telah menerima sebelumnya

Namun, program terbaru dari Kemensos itu yakni Bansos Tunai senilai Rp300 ribu per bulan per keluarga yang diberikan kepada mereka di luar penerima PKH dan Kartu Sembako untuk dimanfaatkan pembelian kebutuhan pokok dan makanan seperti beras, jagung, lauk pauk, sayur-mayur, buah-buahan, dan keperluan lain yang bermanfaat dalam menghadapi COVID-19.

“Peluncuran bantuan tersebut, untuk PKH dan Kartu Sembako dilakukan oleh bank milik negara yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN sedangkan bagi penerima yang sakit, lansia dan penyandang disabilitas berat, bank-bank tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing,” ujar Murni Rakhman dari Dinsos Makassar.

Sementara penyaluran bansos tunai, kata Murni, akan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia yang akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing keluarga.

“Selanjutnya salah Petugas Lapangan Dinas Sosial Kota Makassar yang menjadi Narasumber pada Muskel Tim Validasi di Kelurahan Cambayya, Ujung Tanah menyampaikan bahwa upaya pemerintah dalam Program BST ini sangat berperan dalam membantu Perekonomian masyarakat Kota Makassar ditengah Pandemi yang belum diketahui ujungnya,” ungkap Murni Rakhman.

Baca Juga :  Bappeda Makassar Verifikasi Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2024

Ia juga berharap agar program BST ini dapat meringankan masyarakat kurang mampu bahkan kalau bisa lebih menyeluruh menyentuh terhadap masyarakat sebab semuanya telah merasakan dampak dari wabah Covid 19 terhadap perekonomian warga masyarakat Kota Makassar.

Facebook Comments