Dua dari Empat Komplotan Pembobol ATM-Minimarket di Sumsel Kembali Ditangkap Polisi

Infoasatu.com, Banyuasin – Dua pria yang diduga pelaku pembobol mesin ATM dan Minimarket di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap polisi. Penangkapan kedua orang ini dilakukan setelah polisi menangkap seorang anggota komplotan lebih dulu.

Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar, menyebut aksi bobol ATM dan minimarket diduga terjadi 12 September 2020. Ada empat orang diduga pelaku yang masuk lewat plafon minimarket di daerah Talang Kelapa.

“Mereka ini beraksi ada empat orang, satu pelaku masih dikejar berinisial HE,” kata Danny, Selasa (20/10/2020).

Ketiga orang yang sudah ditangkap ialah Wihep, Yoga Yudistira dan Deni. Wihep ditangkap lebih dulu. Ketiganya ditangkap Polres Banyuasin setelah kepala minimarket membuat laporan.

“Awalnya WH yang kami tangkap di salah satu hotel di Palembang. Selanjutnya kita tangkap YY dan DN di Bandung,” ujar Danny.

Kasat Reskrim, AKP Ikang Ade, mengatakan komplotan ini diduga juga beraksi di luar Banyuasin. Mereka diduga melakukan aksi pecah kaca di Palembang.

“Untuk komplotan ini di Palembang beraksi juga, tapi kalau di sana sistem pecah kaca. Ada beberapa laporan kita terima, jadi tidak hanya bobol brankas dan toko saja, pecah kaca juga main sampai luar daerah,” jelas Ikang.

Dia mengatakan komplotan ini diduga sudah tiga kali beraksi membobol ATM dan minimarket. Ketiga aksi itu diduga dilakukan di wilayah Sumsel.

“Dari keterangan ketiga pelaku, pencurian sudah pernah dilakukan sebanyak 3 kali. Pertama di Talang Buruk bobol ATM BNI, minimarket Kebun Bunga bobol ATM BCA dan terakhir di wilayah kita,” ucap Ikang.

Ikang mengatakan pihaknya masih memburu satu terduga pelaku lain. Saat beraksi, empat orang ini juga diduga menggasak kosmetik, rokok hingga barang-barang berharga minimarket.

Facebook Comments
Baca Juga :  Viral Curhatan Perempuan Diperkosa Seorang Pria di Bintaro, Polisi Buru Pelaku