Dua Terduga Teroris Jaringan JAD di Makassar Tewas Ditembak Densus 88

Infoasatu.com, Makassar – Dua terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), di Makassar tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap. Pelaku bernama M Rizaldi (44) dan Sanjai Ajis (22), memiliki hubungan antara mertua dan menantu. Keduanya disebut terlibat pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019.

“Mereka mertua sama menantu. Sanjai Ajis ini menikahi putri kedua dari bapak Rizaldi tahun 2018,” kata seorang tetangga kedua terduga teroris tewas, Surahman (50), Rabu (6/1/2020).

Pertemuan Rizaldi dengan Sanjai itu diketahui terjadi karena sang menantu merupakan jemaahnya.

“Yang menantunya ini kan jemaah pengajian dari Pak Rizaldi,” ujar Surahman.

Surahman juga mengatakan, Rizaldi dan sang menantu merupakan pengusaha BBM eceran di Makassar.

“Dulu dia sewa ruko jualan barang campuran. Sekarang tidak mi, sekarang dia pengusaha pertamini,” ucap Surahman.

Rizaldi dan Sanjai tewas ditembak Densus 88 Mabes Polri di rumahnya di Perumahan Vila Mutia Biru, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, sekitar pukul 05.00 Wita, subuh tadi. Mereka yang ditembak disebut sudah cukup lama menetap di lokasi.

Kini kedua jenazah terduga teroris telah dievakuasi dan saat ini menjalani autopsi di RS Bhayangkara Polda Sulsel.

Facebook Comments
Baca Juga :  Hilang 4 Hari, Bocah 13 Tahun di Deli Serdang Ditemukan Tewas dalam Karung