Kasus Pria di Medan Tewas Ditembak OTK Saat Balap Liar Masih Diselidiki, Polisi Sudah Periksa 20 Saksi

Infoasatu.com, Medan – Muhammad Ridho Gufa (37) yang diduga ditembak orang tidak dikenal saat balap liar di Medan Labuhan, Medan. Polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi dan memburu pelaku.

“Masih dalam penyelidikan dari Jatanras sama Polres Belawan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (6/4/2021).

Hadi mengatakan pihaknya telah mengirim barang bukti selongsong peluru ke laboratorium untuk uji balistik. Sejauh ini, hasilnya belum diketahui.

“Nanti keterangan resminya dari hasil uji balistik. Belum, kita masih menunggu,” ujar Hadi.

Hadi juga menuturkan lokasi penembakan itu merupakan jalan umum. Polisi belum memastikan apakah itu merupakan trek balapan liar.

“Kalau terkait dengan lokasi dijadikan balap liar atau tidaknya, sejauh ini kita tidak melihat itu dijadikan ajang atau trek-trek balap liar ya. Kan jalan umum itu, tidak boleh. Tetapi terkait dengan kasus itu, itu yang sedang didalami oleh penyidik,” jelas Hadi.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi juga menuturkan pihaknya masih memburu pelaku. Dia menyebut sejauh ini sudah 20 orang saksi yang diperiksa.

“Sudah ada 20 saksi yang diperiksa,” ucap Hery.

Sebelumnya, Muhammad Ridho ditembak OTK di bagian kepala hingga tewas di depan SPBU Martubung pada Minggu (28/3) pukul 02.00 WIB. Dari keterangan saksi, terdengar dua kali tembakan saat kejadian. Dia ditembak saat mengikuti balap liar.

Facebook Comments
Baca Juga :  Tiga Terduga Teroris di Klaten Ditangkap Densus 88, Ada yang Berprofesi Petani-Makelar