Korban Salah Sasaran Pelemparan Bondet di Pasuruan Meninggal, Keluarga Tak Terima

Infoasatu.com, Pasuruan – Musleh (45), korban salah sasaran pelemparan bondet di Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia. Korban meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

Polisi mengatakan keluarga korban tak terima dengan apa yang dialami Musleh. Keluarga disebut akan menuntut.

“Kalau keluarganya tetep menuntut. Nggak terima,” kata Kanit Reskrim Polsek Kejayan, Aipda Agung Darmawan, Selasa (17/11/2020).

Agung menjelaskan pertolongan kepada korban sudah dilakukan maksimal. Setelah terkena lemparan bondet Minggu (15/11) malam, dia dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono. Korban lalu dirujuk ke RSUD Bangil dan meninggal dunia.

“Lukanya di bokong. Bagian tubuh lain nggak apa-apa,” jelas Agung.

Seperti diketahui, kasus tersebut bermula saat rumah Maisaroh di Desa Kedungpengaron, dilempari bondet, Minggu (15/11/2020) pukul 20.30 WIB. Pelaku melempar bondet sebanyak 4 kali hingga mengalami kerusakan di jendela, tembok dan lemari.

Setelah melempar rumah, 2 pelaku lantas mencari Maisaroh yang bersembunyi. Pelaku kemudian berpapasan dengan Musleh di lorong antar rumah warga. Pelaku melempar Musleh dengan bondet hingga tersungkur.

Berdasarkan identifikasi polisi, pelaku diduga kuat S (45) dan R (18), suami dan anak korban sendiri. Saat kejadian, pelaku mengira Musleh adalah paman Maisaroh, istrinya.

Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno sebelumnya menyatakan pelaku disebut jengkel dengan paman istrinya karena sering membela saat bertengkar. Saat ini S dan R masih dalam pengejaran.

Facebook Comments
Baca Juga :  Mayat ABG Berseragam Pramuka Ditemukan di Hotel Semarang, Korban Dibunuh