Layani Minimal 100 Kendaraan Per Hari, Jukir Makassar Dapat Bonus

Infoasatu.com, Makassar – Bahar Dg Ngerang senyum semringah. Dia tidak henti-hentinya mengucap syukurnya atas pemberian bonus dari PD Parkir Makassar Raya. Pasalnya, bonus yang diserahkan dalam bentuk buku tabungan disertai dengan kartu ATM ini, bakal menjadi pegangan untuk keluarga.

Rabu, (24/1/2018), Bahar yang sehari-hari mengatur parkir di samping Balaikota Makassar, Jl Slamet Riyadi, menerima bonus dari Dirut PD Parkir, Irianto Ahmad.  

“Alhamdulillah sudah ada tabungan dari bonus parkir. Uangnya bisa digunakan, jika besok-besok ada keluarga yang butuh, misalnya sakit,” ungkap juru parkir (jukir) online yang telah bekerja lebih dari dua tahun ini.

Bagi Bahar Dg Ngerang, bonus adalah berkah tersendiri untuk profesi yang gelutinya. Di luar itu, bonus bukan menjadi patokan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa parkir. 

“Dikasih tidak dikasih (bonus) saya tetap bersyukur. Yang penting senyum dan pelayanan bagus,” pungkasnya.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad mengatakan, pemberian bonus tersebut merupakan program dari PD Parkir Makassar bekerja sama PT Aplikasi Digital Nusantara, yang berjalan sejak 8 Januari 2018.

“Ini adalah bonus dari sistem online yang dia (Bahar Dg Ngerang) gunakan. Di luar dari sistem sharing yang kita pakai selama ini,” tutur Irianto usai penyerahan bonus.

Pemberian bonus ini, kata Irianto, bertujuan agar pelayanan perparkiran, utamanya jukir dapat lebih profesional, sesuai dengan visi pemerintah, yaitu menjadikan Makassar Kota Dunia.

Sistem pemberian bonus dalam parkir online, berdasarkan jumlah kendaraan yang dilayani. Apabila dalam satu hari jukir melayani minimal 100 kendaraan per hari, maka akan langsung mendapatkan bonus sebesar Rp40 ribu.

Pada kesempatan ini, Bahar Dg Ngerang mendapatkan bonus sebesar Rp320 ribu, setelah delapan hari berturut-turut, berhasil melayani 100 kendaraan dengan menggunakan sistem parkir online.

Baca Juga :  Disdag Makassar Akan Perketat Pengawasan Bahan Makanan Tidak Layak Komsumsi

“Program ini adalah bentuk perhatian kami untuk memacu dan meningkatkan kesejahteraan para jukir, khususnya yang menggunakan sistem online,” paparnya. (*)

Facebook Comments

Idris Muhammad

referensi cerdas