Mayat Bayi Ditemukan Terbakar di Tepi Sungai Jember, Polisi Periksa 7 Saksi

Infoasatu.com, Jember – Sesosok mayat bayi ditemukan warga dalam kondisi terbakar di tepi sungai Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kalisat, Jember. Diduga bayi berjenis kelamin perempuan itu sengaja dibakar karena merupakan hasil hubungan gelap.

Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, mayat bayi dibakar itu pertama kali ditemukan warga setempat bernama Totok (35). Saat itu Totok sedang menambang pasir di sungai.

“Saksi Totok ini turun ke sungai sekitar pukul 06.00 pagi. Kemudian jam 08.00 dia naik untuk sarapan,” kata Sukari, Rabu (18/11/2020).

Saat naik dari sungai itulah, Totok melihat benda berwarna hitam seperti boneka yang terbakar. Karena penasaran, Totok mendekati benda itu.

“Begitu didekati, ternyata itu adalah mayat bayi terbakar. Setelah itu, Totok ini memanggil warga yang lain kemudian melapor kepada kita,” jelas Sukari.

Dari hasil olah TKP, terdapat kain yang membungkus mayat bayi itu yang kondisinya juga terbakar. Selain itu, ditemukan sepasang sandal jepit warna putih biru tak jauh dari lokasi.

“Kita belum bisa memastikan apakah sandal yang tertinggal di lokasi itu adalah milik pelaku. Namun ada dugaan ke sana,” ucap Sukari.

Sukari juga belum bisa memastikan umur bayi malang tersebut. “Kalau melihat fisiknya, bayi memang besar. Tapi bisa jadi itu bengkak karena terbakar,” jelasnya.

“Kondisi bayi hampir seluruhnya terbakar. Sudah kita bawa ke RSD Kalisat untuk autopsi,” sambung Sukari.

Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus penemuan mayat bayi tersebut. Sebanyak 7 orang sudah dimintai keterangan.

“Sementara ini kita meminta keterangan 7 orang, termasuk yang pertama kali menemukan. Semuanya masih berstatus saksi,” lanjut Sukari.

Hasil pemeriksaan itu, kata Sukari, akan dikroscek dengan hasil olah TKP dan hasil autopsi.

Baca Juga :  Dicekoki Pil Eximer, Remaja di Tangsel Diperkosa Bergilir Oleh 5 Orang Hingga Tewas

“Kita kroscek keterangan mereka ini dengan hasil olah TKP di lapangan. Juga dengan hasil autopsi,” tuturnya.

“Untuk yang olah TKP, kita juga menelusuri, adakah jejak yang bisa memberikan titik terang ke arah pelakunya. Petugas masih berada di lapangan,” sambung Sukari.

Polisi juga menelusuri apakah di sekitar lokasi ada warga yang sebelumnya mengandung. “Ini bagian dari upaya kita untuk mengungkap kasus ini,” ujar Sukari.

Untuk barang bukti yang diamankan, yakni sepasang sandal jepit warna putih biru dan kain yang sebelumnya sebagai pembungkus mayat bayi.

Facebook Comments