Mayat Pria Ditemukan di Bendungan Kalimati Mojokerto, Kondisi Tangan Terikat Tali Rafia

Infoasatu.com, Mojokerto – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di bendungan Kalimati, Mojokerto. Mayat pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan dengan kondisi kedua pergelangan tangan terikat tali rafia.

Mayat pria tersebut mengapung di bendungan Kalimati sekitar 5 meter dari daratan, tepatnya di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Pria bertubuh kurus ini hanya memakai celana pendek hitam.

Kepala desa Leminggir Khusaeni mengatakan, mayat pria ini pertama kali ditemukan warganya bernama Didit sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, Didit sedang jalan-jalan pagi di pinggir bendungan Kalimati.

“Kedua tangannya terikat ke depan oleh tali rafia, kondisi mengambang, mayat masih utuh,” kata Khusaeni, Kamis (26/8/2021).

Khusaeni kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Mojosari. Polisi bersama para relawan yang datang ke lokasi mengevakuasi mayat dari Bendungan Kalimati.

AD INJECTION TEST ADVERT 728x90
Ad Injection
www.advancedhtml.co.uk

Selanjutnya tim identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto memeriksa jasad pria tersebut. Polisi lantas mengevakuasi mayat pria tak dikenal ini ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto.

AD INJECTION TEST ADVERT 728x90
Ad Injection
www.advancedhtml.co.uk

“Korban bukan warga kami, tidak ada laporan orang hilang,” ujar Khusaeni.

Jasad pria berkulit sawo matang ini sudah kaku. Kedua pergelangan tangannya terikat tali rafia warna hitam. Aroma tak sedap sudah menyebar dari mayat.

Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi menjelaskan, tidak ditemukan kartu identitas pada mayat pria ini. Meski kedua tangan korban terikat tali rafia, pihaknya belum bisa memastikan pria tak dikenal ini menjadi korban pembunuhan atau tidak.

TEST ADVERT 160x90
Ad Injection
reviewmylife.co.uk

“Terkait dia korban pembunuhan dan sebagainya harus ada pemeriksaan lebih lanjut. Kami pastikan dulu, ikatan tali itu memang untuk mengikat dia atau ikatan tali saat itu memang dia sudah memakai tali. Kami autopsi dulu untuk memastikan,” tutur Heru.

Baca Juga :  Banjir di Kabupaten Pohuwato Gorontalo, Ratusan Rumah Terendam
Facebook Comments
TEST ADVERT 160x90 Ad Injection