Pembunuhan Sadis di Sigi, Polisi Pastikan Para Pelaku Dipimpin Ali Kalora

Infoasatu.com, Sigi – Pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Sigi Sulawesi Tenggara dipastikan polisi dipimpin kelompok Ali Kalora Cs. Polisi menyebut pelaku berjumlah 8 orang.

“Jadi pelaku berjumlah sekitar 8 orang dan dipastikan Ali Kalora pimpin aksi tersebut,” kata Kapolda Sulteng, Irjen Abd. Rakhman Baso, Minggu (29/11/2020).

Selain membunuh korban, Ali Kalora Cs juga mengambil barang-barang milik korban. Aksi itu menyebabkan 4 orang warga transmigran yang merupakan satu keluarga di Desa Lembatongoa meninggal dunia.

“Keempat korban itu adalah kepala keluarga bernama Yasa. Korban lainnya adalah istri Yasa, putri Yasa, dan menantu Yasa,” ujarnya.

Sebelumnya, empat warga yang merupakan satu keluarga asal Desa Lembatongoa dibunuh secara sadis. Korban ada yang dibakar hingga kepala ditebas.

Keterlibatan kelompok teroris MIT sebelumnya diungkap Kapolda Sulteng Irjen Abd Rakhman Baso. Rakhman mengatakan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora terlibat dalam pembunuhan sadis itu. Keterlibatan MIT didasari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi dari hasil olah TKP serta keterangan saksi bahwa aksi sadis yang menyebabkan 4 orang warga Kecamatan Palolo tewas dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata MIT,” ucap Rakhman, Sabtu (28/11).

Polisi sudah menginterogasi 5 saksi. Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, berdasarkan keterangan saksi, pelaku berjumlah sekitar sepuluh orang.

Sebanyak tiga orang di antaranya membawa senjata api (senpi). Awi mengatakan, menurut keterangan saksi, diketahui ada 3 pelaku yang merupakan bagian dari kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kelompok Ali Kalora.

“Ada 5 saksi yang diinterogasi menyatakan bahwa pelaku kurang-lebih 10 OTK, 3 orang bawa senpi (laras panjang 1 dan 2 senpi genggam). Saksi setelah diperlihatkan DPO teroris MIT, meyakini bahwa identitas 3 orang OTK tersebut adalah teroris pok Ali Ahmad @ Ali Kalora dan kawan-kawan,” ujar Awi.

Facebook Comments
Baca Juga :  Stres Berat, Ibu di Kalsel Ditangkap Polisi Usai Bunuh Dua Anak Kandungnya