Pemkab Tetapkan 5 Kecamatan di Trenggalek Darurat Bencana

Infoasatu.com, Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menetapkan status tanggap darurat di lima kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor dalam dua pekan terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Trenggalek Joko Rusianto mengatakan, kelima kecamatan tersebut adalah Munjungan, Watulimo, Bendungan, Dongko dan Panggul. Penetapan status darurat bencana didasarkan pada kejadian bencana maupun tingkat kerawanannya.

“Dengan status itu akan mempermudah kami dalam melakukan penanganan,” kata Joko, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya penetapan status darurat bencana dinilai penting, sebab menyangkut dengan percepatan serta penggunaan anggaran kedaruratan. Dia menjelaskan dengan status darurat bencana maka pemerintah daerah dapat memanfaatkan anggaran dari Biaya Tidak Terduga (BTT).

Joko menambahkan selain memanfaatkan BTT kabupaten, pihaknya juga tengah mengajukan bantuan penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terutama untuk pemulihan sejumlah infrastruktur yang rusak.

Sebelumnya, dalam dua pekan terakhir rentetan bencana banjir dan tanah longsor terjadi di wilayah Trenggalek. Bencana terparah terjadi di Kecamatan Munjungan, puluhan rumah warga rusak tertimpa longsor, selain itu beberapa jembatan, jalan dan sekolah juga rusak akibat banjir dan longsor.

Kejadian terakhir, ruas jalan alternatif yang menghubungkan Trenggalek dengan Ponorogo di Desa Masaran, Kecamatan Bendungan longsor sepanjang 15 meter. Akibatnya hanya satu jalur yang bisa dilalui kendaraan.

Facebook Comments
Baca Juga :  Banjir Setinggi 1,5 Meter Merendam Wilayah Kemang Jaksel