Petani di Dompu Tewas Usai Tenggak Racun, Diduga Stres Karena Jagung Gagal Panen

Infoasatu.com, Dompu – Diduga stres karena tanaman jagung miliknya habis diserang hama tikus dan babi hutan, seorang petani di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) tewas usai meminum racun.

“Korban menenggak racun serangga lantaran sangat stres kala melihat tanaman jagung di ladangnya terus digerogoti hama tikus dan babi,” tutur Kasubag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah, Sabtu (13/2/2021).

Keterangan tersebut disampaikan istri korban. Dimana saat kejadian, yakni pada Sabtu petang, korban bersama istrinya meninjau lahan jagung milik mereka.

Korban bersama istrinya tengah duduk di pondok yang berada di ladang jagungnya usai mengontrol sekeliling areal jagung. Keduanya sempat berbincag usai mengetahui tanaman jagung mereka terancam gagal panen dikarenakan rusak dimakan oleh tikus dan juga babi.

“Saat mengobrol, korban mengeluhkan hal itu pada istrinya dan berucap ‘jika melihat keadaan tanaman jagung seperti ini saya tidak sanggup lagi bertani jagung dan lebih baik saya mati saja’,” kata Hujafiah.

Sang Istri yang mendengar ucapan korban, berusaha menenangkan korban. Dia juga meminta agar suaminya bersabar dengan cobaan yang ada.

“Saat itu posisi keduanya duduk saling membelakangi. Tak disangka, rupanya saat membicarakan itu, korban seraya menenggak racun serangga jenis insektisida Dupont Lannate yang dicapur dengan racun ulat merk Sidametrin. Lantas saat istrinya membalikan badannya, ia melihat sang suami sedang pingsan dan terlentang,” jelasnya.

Istri korban yang panik berteriak meminta pertolongan warga setempat, tak lama kemudian 2 orang petani lainnya yang tak jauh dari lahan korban menghampiri dan mengevakuasi korban ke jalan raya.

“Korban dilarikan ke Puskesmas Kempo. Di tengah perjalanan nyawa korban tak tertolong,” ucapnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Depresi Ditolak Mantan Untuk Balikan, Mahasiswa di Ambon Ditemukan Tewas Gantung Diri