Petugas X-Ray Temukan Paket Diduga Sabu di Cargo Bandara Sultan Hasanuddin

Infoasatu.com, Makassar – Petugas X-ray Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mengamankan sebuah paket kiriman yang dicurigai narkotika jenis sabu.

Paket tersebut akan dikirim menggunakan pesawat Lion Air menuju Gorongtalo. Sebelumnya, sekitar pukul 01.55 Wita, paket ini diantar petugas JNE melalui Kargo Lion Air Jt-0792, Senin (11 juni 2018).

Ada sebanyak 6 coli, dengan keterangan PTI Gabungan, doc paket, pakaian, makanan, mainan dan accesoris, berdasarkan Surat Muatan Udara (SMU) 990-9283213. Lalu kemudian dilakukan penimbangan dan diinput ke dalam Sitec untuk penerbitan Bukti Timbang Barang. 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes. Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H membenarkan adanya penemuan tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberi keterangan resmi berapa banyak atau berat sabu yang ditemukan dan perkiraan jumlah harga jika laku terjual.

“Sedang dicek BB nya (Barang Bukti: Red),” ungkapnya saat dihubungi via WhatsApp.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul  02.04 Wita Kargo dimasukkan ke dalam mesin X-ray untuk dilakukan pemeriksaan. Petugas X-ray Achmad Hijrah Ramdhani, mencurigai salah satu barang yang ada.

Ia pun segera meminta Agus dari petugas PT JNE untuk membuka paket tersebut dan dilakukan pemeriksaan secara manual. Setelah dibuka paket tersebut berisi 1 pasang sepatu yang di dalamnya ditemukan 2 bungkus plastik berukuran sedang berisi kristal bening yang dicurigai narkoba jenis sabu. 

Akhirnya, temuan tersebut kemudian dilaporkan dan diamankan di Ruangan Supervisor Air Cargo Terminal Suherman guna pendataan lebih lanjut.

Dari keterangan yang diperoleh pihak kepolisian, memang barang tersebut akan dikirim ke Gorontalo melalui expedisi PT JNE via Lion Air Jt 792.

Ada pun pengirim paket yakni atas nama Salman yang beralamat di Makassar. Sementara barang tersebut bermaksud dikirimkan kepada Tommy H, beralamat Jl. Raja Tolangohua.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan Selama 4 Jam, Pemilik Akun Aida Konveksi Akhirnya Ditahan

Pihak RA kargo bersama AVSEC AP 1 telah menyerahkan barang bukti tersebut dan selanjutnya diserahterimakan ke pihak Sat Narkoba Polres Maros Aiptu Abd Latief untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukang pengembangan terkait barang bukti yang ditemukan.

“Belum ada yg ditahan. Penyidik sedang bekerja,” ucapnya Dicky Sondani singkat. (*)

Facebook Comments

Idris Muhammad

referensi cerdas