Pria di Singapura Ditangkap Usai Diduga Membunuh Wanita 13 Tahun Lalu

Infoasatu.com, Singapura – Penyelidikan kasus pembunuhan seorang wanita muda berusia 19 tahun di Singapura tahun 2007 kembali dilanjutkan setelah polisi menerima petunjuk baru. Seorang pria berusia 35 tahun dijerat dakwaan pembunuhan pada pekan ini, dan satu pria lainnya yang berusia 32 tahun masih diburu oleh Kepolisian Singapura.

Wanita muda bernama Felicia Teo Wei Ling itu dilaporkan hilang oleh ibundanya sejak 13 tahun lalu, atau sejak 3 Juli 2007. Keberadaannya tidak ditemukan meskipun penyelidikan besar-besaran dilakukan otoritas Singapura saat itu.

Penyelidikan kasus ini kembali dilanjutkan setelah petunjuk baru muncul pada tahun ini. Pada Selasa (15/12) waktu setempat, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Ahmad Danial Mohamed Rafa’ee (35) ditangkap polisi Singapura. Pada Kamis (17/12) waktu setempat, dia didakwa atas pembunuhan Teo.

Ahmad dihadirkan dalam sidang via video-link untuk mendengarkan pembacaan dakwaan. Dia didakwa melakukan pembunuhan dengan menyebabkan kematian Teo pada 30 Juni 2007, antara pukul 01.39 hingga pukul 07.20 waktu setempat, di dalam sebuah apartemen di lantai 10 Blok 19 Marine Terrace.

Tindakan yang menyebabkan kematian Teo tidak dijelaskan lebih lanjut dalam dokumen dakwaan. Hanya disebutkan bahwa Ahmad dituduh membunuh Teo dengan seorang kaki tangan bernama Ragil Putra Setia Sukmarahjana (32). Ragil juga menjadi tersangka dalam kasus ini, namun keberadaannya tidak diketahui.

Dalam keterangannya, Kepolisian Singapura menyatakan Ragil tidak sedang berada di Singapura saat ini dan pihak kepolisian sedang memburunya.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian menyebut Teo terakhir kali terlihat di kediaman Ragil di Marine Terrace. Saat penyelidikan 13 tahun lalu, polisi telah menginterogasi kedua pria tersebut dan keduanya bersikeras menyatakan Teo meninggalkan apartemen pada dini hari atas keinginannya sendiri.

Baca Juga :  Penasaran Gagasannya, Media Asing Buru Danny Usai Bicara di Safe City Summit Singapura

Saat itu, tidak ada hal memberatkan dan mencurigakan yang ditemukan setelah polisi menggeledah unit apartemen dan memeriksa rekaman CCTV di kompleks apartemen itu. Jenazah Teo masih dalam pencarian hingga kini.

Kasus ini sempat dipetieskan selama bertahun-tahun setelah tidak ada fakta yang menghubungkan kedua pria itu dengan hilangnya Teo. Hingga pada Juli lalu, petunjuk baru ditemukan saat polisi melacak jejak barang-barang yang diyakini milik Teo. Salah satu barang itu terkait dengan tersangka, Ahmad.

Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa Teo telah meninggal sebelum dia dilaporkan hilang pada Juli 2007, dan bahwa kedua pria itu diduga telah membuang jenazahnya.

Teo dan kedua pria itu sama-sama pernah bersekolah di Lasalle College of the Arts. Disebutkan bahwa Teo awalnya berkenalan dengan Ragil, sebelum kemudian dikenalkan dengan Ahmad.

Disebutkan juga bahwa Ragil pernah memiliki berbagai pekerjaan terkait pembuatan film yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Profil LinkedIn-nya menunjukkan dia terdaftar sebagai asisten sutradara.

Ahmad masih akan ditahan karena penyelidikan terus berlanjut dan dia akan kembali dihadirkan dalam sidang pekan depan. Sementara Ragil masih dilacak keberadaannya oleh Kepolisian Singapura.

Facebook Comments