Program Pemkot Makassar Lorong Tanpa Asap Rokok Upaya Pencegahan Kanker pada Anak

Infoasatu.com, Makassar – Program Lorong Sehat (Longset) dan Lorong Tanpa Asap Rokok (Lontar) Dinas Kesehatan Kota Makassar memiliki peran dalam mencegah kanker pada anak. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes, Naisyah Tun Azikin. Ahad (18/2/2018).

“Kanker pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetik atau keturunan, dan lingkungan. Kita punya program Longset yang di dalamnya ada penanaman perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Naisyah Tun Azikin di sela-sela Peringatan Hari Kanker Anak.

Naisyah Tun Azikin melanjutkan, perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan, dimulai dari keluarga. Seperti pola makan serta asupan nutrisi yang perlu diperhatikan serta pemahaman orang tua dalam mendeteksi dini gejala kanker pada anak.

“Pola makan harus diperhatikan, zat-zat kimia dan polusi yang dapat menjadi pemicu seperti yerlalu banyak mengkonsumsi makanan siap saji seperti makanan kaleng yang pakai pengawet. Orang tua harus mampu mengenali dan mendeteksi secara dini terjadinya kelainan pada anak seperti anaknya suka lemas, sering pilek dan batuk serta bintik merah,” kata Naisyah Tun Azikin.

Naisyah Tun Azikin juga menekankan pada asap rokok, menurutnya anak sebagai perokok pasif lebih besar terkena resiko kanker paru-paru. Oleh karenanya, dia menghimbau agar mengurangi rokok atau paling tidak merokok di tempat yang telah di sediakan seperti Pojok Rokok yang ada di lorong.

Berdasarkan keterangan, Naisyah Tun Azikin untuk Kota Makassar sekitar 2 persen anak penderita kanker yang didominasi kanker darah atau leukimia. Dia menambahkan biaya penanganan kanker cukup besar. Oleh karenanya, dia menghimbau agar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional.

“Kami menghimbau agar seluruh masyarakat hanya pendaftaran untuk menjadi peserta asuransi salah satu program pemerintah yakni JKN. Untuk kanker itu masuk semua dalam jaminan JKN,” seru Naisyah. (*)

Facebook Comments
Baca Juga :  Plt Camat Rappocini Antusias Sambut Pra Launching ‘Kanrerong’ ri Karebosi