Resmikan Kanrerong, Danny Puji Kesuksesan PD Parkir Makassar Menata Kendaraan

Infoasatu.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan apresiasi kepada Perusahaan Daerah Parkir Makassar Raya (PD PMR) saat meresmikan pusat kuliner Kanrerong ri Karebosi, Sabtu (17/8/18).

Kuliner Kanrerong
Dirut PD PMR Muh. Irianto Ahmad dan Dirum PD PMR Rusdi Muhaidir terlihat terus memantau kendaraan parkir di pintu masuk Kanrerong

“Saya berterima kasih pada PD Parkir yang sudah bekerja keras. Awalnya sagat sembraut di sini, tapi alhamdulillah malam ini saya lihat parkir kendaraan sudah berhasil ditata dengan baik sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan,” ucapnya.

Memang, semenjak Kanrerong digadang-gadang akan dilaunching, malam saat HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73, terlihat jajaran Direksi PD Parkir, mulai dari Dirut, Dirum dan Dirops begitu intens terjun langsung di lokasi kuliner Kanrerong memberi pengarahan dan pengawasan karyawan PD Parkir yang bertugas di tempat tersebut.

Danny Pomanto disambut Dirut dan Dirum PD Parkir, serta pihak PT Vertikal Akses Asia
Danny Pomanto disambut Dirut dan Dirum PD Parkir, serta pihak PT Vertikal Akses Asia

Dari pagi hingga malam mereka nongkrong di area Kanrerong ini melakukan penataan dan perencanaan tempat parkir yang baik, demi kenyamanan pengunjung dan pengguna lalu lintas.

Koordinasi dengan para Jukir dan pihak PT Vertikal Akses Asia sebagai pengembang Terminal Parkir Elektronik terus dilakukan, hingga membuahkan hasil maksimal malam ini.


BACA JUGA:

Relokasi Pedagang Pasar Sentral, Danny: Agustus ini Kita Rampungkan


Selain PD PMR, Wali Kota terbaik di Indonesia ini juga mengapresiasi Dinas Perhubungan yang juga dianggap sukses mengatur lalin hingga tidak terjadi kemacetan, meski pengunjung Kanrerong malam ini terpantau begitu membludak.

Terdapat 300 booth disiapkan di Tempat tersebut. Mereka adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang direlokasi dari Jln Mesjid Raya, Jln Sunu, dan Jln AP Pettarani.

Danny Pomanto optimis, program ini akan lebih mensejahterahkan rakyat kecil khususnya PKL, menurunkan inflasi, serta meningkatkan perekonomian di kota Makassar. Ia menargetkan satu kios mampu beromset Rp2juta per hari atau sekitar Rp17miliar per tahun. 

Ada pun pedagang menempati Kanrerong ini dimasukkan secara gratis. Hal ini semakin menambah optimesme Wali Kota berlatar belakang arsitek itu, model Kanrerong akan jadi contoh nasional penataan PKL. (*)

Facebook Comments
Baca Juga :  Danny Pomanto Lirik Teknologi Tenaga Listrik Italia dari Sampah Kering

Idris Muhammad

referensi cerdas