Seorang Remaja di Gowa Tikam Pelajar Hingga Tewas Usai Peluk Istri Saat COD

Infoasatu.com, Gowa – Remaja berinisial F (16) di Kabupaten Gowa, Sulsel, nekat menikam seorang pelajar, Alimuddin (17), hingga tewas. Korban Alimuddin ditikam usai mengajak istri F, yakni perempuan inisial AA (15) untuk transaksi jual beli jam tangan dengan cara cash on delivery (COD) saat dini hari.

Menurut Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir, korban Alimuddin mengajak AA untuk COD jam tangan pada Minggu (8/11) sekitar pukul 00.30 Wita. Namun Alimuddin meminta AA untuk tidak mengajak suaminya.

“Korban bilang; ‘sendiri saja jangan ajak suamimu, jangan takut saya tidak apa apai kamu’,” ujar Jufri menirukan percakapan korban Alimuddin kepada AA, Senin (9/11/2020).

Korban dan AA kemudian sepakat untuk bertemu di Jalan Tangkia, Gowa pada pukul 01.30 Wita. Namun kesepakatan antara Alimuddin dan AA membuat curiga suami AA, yakni remaja inisial F.

“Setelah itu F bertanya ke AA; ‘orang mana yang mau pesan jam tangan dan kenapa dia ajak kamu pesan di Jalan Tangkia tengah malam begini?’,” beber Jufri.

F kemudian menyepakati istrinya AA bertemu korban Alimuddin, namun F ikut memantau pertemuan itu dari persembunyian dan merencanakan pembunuhan.

Menurut Jufri, F langsung membalas pesan ajakan bertemu korban di HP AA. F dan AA kemudian menuju lokasi COD yang telah disepakati bersama korban Alimuddin. Namun F juga turut mengajak rekannya.

Di lokasi kejadian, AA menunggu korban datang seorang diri, sementara F dan rekan-rekannya bersembunyi sembari mengawasi pertemuan AA dan korban.

“Tidak lama kemudian korban datang menghampiri AA dan menanyakan mana jamnya. Lalu AA memperlihatkan jam yang ingin dibeli oleh korban, kemudian AA meminta uangnya dulu namun korban bilang gampang itu uangnya,” jelas Jufri.

Baca Juga :  Terekam CCTV, 2 Pria di Tangerang Lakukan Aksi Pencurian Sepeda Motor

“Setelah itu korban langsung duduk di belakang AA kemudian korban langsung memeluk AA. Kemudian F keluar dari persembunyiannya dan menikam korban dari depan sebanyak satu kali tusukan,” lanjutnya.

Korban yang tengah terluka dan jatuh tersungkur kemudian langsung ditinggal F dan AA beserta rekan-rekannya. Jenazah korban ditemukan keesokan harinya.

Facebook Comments