Tersangka Sebut Aksi Pemerkosaan Tak Dibantu Istri, Polisi Tegaskan Punya Bukti

Infoasatu.com, Makassar – Polisi menepis pernyataan tersangka pria AF (30) yang mengklaim tidak memperkosa wanita S (26) dengan dibantu istri YN (40), tapi ada hubungan asmara. Polisi menegaskan telah mengantongi bukti-bukti.

“Itu kan alibi yang dibangun tersangka, itu kan haknya tersangka mau jawab apa. Kalau kami proses penyidikannya adalah pembuktian sehingga itulah yang terbukti, itulah fakta yang kami dapatkan,” kata Kasat Reskrim Polres Bukittingi AKP Chairul Amri Nasution, Kamis (28/1/2021).

Chairul mengatakan tidak ada masalah dengan pengakuan tersangka tersebut. Dia menuturkan itu hanya alibi.

“Sekarang begini, kalau berdasarkan fakta, seorang wanita dibawa ke dalam rumah ditelanjangi oleh dua orang, satu laki-laki satu perempuan, kira-kira kondisinya terancam atau tidak, kalau dia teriak apa yang akan terjadi pada dia, kan itu. Kalau dia (tersangka) jawab apa-apa gimana ya terserah, alibinya dia. Sekarang istrinya udah tahu suami selingkuh kenapa pula kok malah, ada apa. Nggak ada masalah itu, alibi aja,” ujarnya.

Chairul menyatakan, di dalam KUHAP ada 5 alat bukti yang sah dalam menetapkan tersangka dan polisi sudah mengantonginya, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan surat, petunjuk, dan keterangan tersangka.

“Kalau tersangka mangkir itu tidak masalah,” tuturnya.

“Yang petunjuk itu HP kita jadikan petunjuk, untuk surat ada visum, visum benar telah terjadi kekerasan seksual. Keterangan ahlinya dokter yang mengeluarkan visum sehingga kami menetapkan tersangka dan tinggal melengkapi berkas,” imbuhnya.

Sebelumnya, tersangka AF (30) membantah melakukan pemerkosaan terhadap korban S (26). Suami dari YN (40) ini beralibi sudah punya hubungan khusus dengan korban sejak dua tahun terakhir.

Baca Juga :  Kapolda Sulsel Angkat Demonstran Korban Tabrak Mobil Polisi Jadi Anak Angkat

“Saya mau konfirmasi (klarifikasi) ya, itu bukan pemerkosaan. Saya sudah berhubungan dengannya sudah dua tahun,” kata AF, Rabu (27/1).

Facebook Comments