Tiga Kecamatan di Aceh Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

Infoasatu.com, Jakarta – Tiga kecamatan di dua kabupaten di Aceh terendam banjir. Akibatnya, ratusan warga harus mengungsi. Banjir disebabkan oleh meluapnya sungai di Kecamatan Birem Bayeun setelah kawasan itu diguyur hujan deras.

Sejumlah desa yang terendam antara lain Alur Nyamuk, Paya Bili Satu, Paya Bili Dua di Kecamatan Birem Bayeun. Selain itu, banjir terjadi di tiga desa di Kecamatan Simpang Jernih, yakni Pante Kera, Batu Sumbang, dan Rantau Panjang.

“Rumah warga terendam dengan ketinggian air 20 hingga 80 cm,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas, Rabu (20/1/2021).

Dia mengatakan banjir tersebut menyebabkan ratusan warga mengungsi. Di antaranya 45 jiwa di Desa Alue dan 40 orang di Desa Paya Bili Satu.

“Lokasi titik pengungsian masyarakat di Kecamatan Birem Bayeun lebih memilih ke rumah tetangga yang lebih aman,” jelas Ilyas.

Selain itu, warga di Kecamatan Simpang Jernih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Para pengungsi tersebar di Desa Pante Kera 120 jiwa dan Rantau Panjang 95 jiwa.

Petugas BPBD Aceh Timur masih mendata korban terdampak banjir. Tenda pengungsian dan dapur umum untuk para pengungsi telah disiapkan.

“Untuk saat ini debit air semakin bertambah di beberapa lokasi,” ujarnya.

Selain di Aceh Timur, banjir merendam tiga desa di Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Banjir di sana terjadi siang tadi sekitar pukul 10.25 WIB.

“Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi,” tutur Ilyas.

Facebook Comments
Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Nganjuk, 2 Diantara 5 Korban Adalah DPO Kasus Narkoba