Tips Berpuasa Bagi yang Menderita Penyakit Maag

Infoasatu.com, Makassar – Berpuasa adalah ibadah yang dilakuakan ummat muslim di seluruh dunia pada bulan ramadhan dengan menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam ini tentu membuat risau bagi yang mengidap penyakit maag.

Namun tidak perlu dikhawatirkan dan tetaplah menjalankan ibadah tersebut. Karena beberapa pendapat justru mengatakan jika berpuasa bisa membantu meredakan penyakit maag.

Perlu diketahui, maag terjadi akibat berkurangnya lapisan lendir di bagian atas perut. Karena lapisannya yang tipis, cairan pencernaan yang asam akan menggerogoti jaringan pelindung perut.

Bagaimana jika pengidap maag berpuasa? Tubuh akan beradaptasi dengan kondisi baru setelah beberapa hari menjalani puasa, dan akan membuat lambung terasa lebih baik. Bahkan pasien gastritis fungsional dianjurkan berpuasa karena dapat memperbaiki gejala yang dialami. Namun, jika Anda terserang maag kronis, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.

“Penderita penyakit maag boleh melakukan ibadah puasa. Khusus bagi penderita maag kronik, lebih baik berkonsultasi dahulu dengan dokter,” kata Spesialis Penyakit Dalam dr Theo Audi Yanto.

Dia juga menyarankan agar tak melewatkan sahur, terutama beberapa saat menjelang imsak. Santap sahur penting untuk memberikan cadangan energi dan asupan nutrisi. Sahur juga akan membantu menjaga lambung agar tak kosong dalam waktu lama.

“Sebaiknya baik bangun lebih pagi, siapkan menu, dan jangan tidur lagi setelah sahur. Karena nanti (makanan) akan balik lagi ke kerongkongan. Daripada tidur, lebih baik stretching dan mengisi hari dengan aktivitas,” ucap dr Theo.

Ada beberapa cara aman agar Anda tetap bisa berpuasa, meski menderita maag.

1. Makan karbohidrat

Baca Juga :  Mengenal Istilah-istilah dalam Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19)

Dianjurkan untuk meningkatkan jumlah makanan yang mengandung karbohidrat. Ini penting untuk mencegah lapar saat siang karena asam lambung akan memuncak pada siang hari. Makanan sumber karbohidrat di antaranya kurma. Kurma juga mengandung serat, kalium, dan magnesium. Pisang dan almond juga pilihan terbaik karena kaya protein serta serat.

2. Cukup minum air

Konsumsi minimal delapan gelas air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Anda juga boleh minum susu untuk mengurangi gejala maag dan jus buah yang tidak asam.

3. Makanan yang Harus Dihindari

Sebisa mungkin hindari menyantap makanan yang meningkatkan asam lambung, yaitu cokelat, makanan berlemak, gorengan, dan buah yang mengandung asam. Jauhi pula makanan yang dapat merusak dinding lambung, seperti cuka, lada, makanan pedas, dan rempah-rempah. Minuman kopi dan teh yang terlalu pekat juga sebaiknya dihindari karena akan memicu maag.

4. Jangan stres

Anda perlu berdamai dengan stres. Sebab, stres dapat memicu munculnya maag. Ciptakan pikiran positif dan hati yang tenang. Lakukan kegiatan positif bersama teman dan keluarga.

5. Segerakan berbuka

Jika telah tiba waktu berbuka puasa, segerakan berbuka. Awali dengan minum air putih hangat, dilanjutkan makan buah, dan makan berat.

Untuk meredakan gejala maag, saat berbuka dan sahur minum Promag yang bekerja cepat atasi maag dan melindungi lebih lama. Kandungan Hydrotalcite di dalam Promag akan membantu membentuk lapisan dinding lambung, sehingga mampu mengurangi nyeri karena iritasi asam lambung.

Promag dijual dalam empat kemasan, yakni Promag Tablet, Promag Cair dan Promag Fruity yang mengatasi sakit maag akut, serta Promag Double Action. Dianjurkan mengonsumsi sebelum makan, sehingga lambung dalam kondisi siap menerima makanan. Dapat pula diminum segera saat timbul gejala. Jika maag menyerang, sedia selalu Promag, ahlinya lambung.(*)

Facebook Comments

Idris Muhammad

referensi cerdas