Wilayah Cipinang Melayu Jaktim Terendam Banjir Setinggi 3 Meter, Warga Mengungsi

Infoasatu.com, Jakarta – Wilayah Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir. Warga yang rumahnya kebanjiran dievakuasi petugas gabungan TNI-Polri, BPBD DKI, dan Basarnas menggunakan perahu karet.

Ketua RW 04 Irwan Kurniadi mengatakan ada enam titik lokasi pengungsian yang telah disediakan. Lokasi pengungsian utama berada di Masjid Universitas Borobudur.

“Pengungsian utama di masjid Universitas Borobudur, terus di Kelurahan Cipinang Melayu, terus ada enam titik di bantaran kolong tol Becakayu ada 6 titik tenda yang kita siapkan,” kata Irwan, Sabtu (20/2/2021).

Irwan menuturkan warga yang terdampak banjir akan dievakuasi ke tenda pengungsian. Kemudian akan dipindahkan ke masjid Universitas Borobudur apabila tenda pengungsian penuh.

“Ini sedang dievakuasi semua. Mereka sementara di tenda-tenda dulu sebelum masuk ke masjid Universitas Borobudur kalau penuh,” ujarnya.

Irwan menyampaikan banjir menggenangi tujuh RT di wilayahnya, sementara dua RT lainnya tidak terdampak.

“Dari 9 RT, 7 RT yang terendam. RT 01 sampai 07,” tuturnya.

Irwan mengatakan sampai saat ini ketinggian banjir masih sekitar 3 meter. Air semakin naik sejak pagi dini hari.

“Terakhir jam dua pagi sampai jam lima, ketinggian 3 meter. Puncaknya habis Subuh, mencapai 3 meter,” ucapnya.

“Mulai evakuasi dari jam 6 tim itu semua. Jam 6 baru bisa dievakuasi karena aliran listrik belum mati. Sekarang listrik udah mati semua,” imbuh Irwan.

Facebook Comments
Baca Juga :  Supir Taksi Online di Malang Diamuk Massa, Diduga Cabuli Penumpangnya